Kata-Kata Motivasi
BUKU “INSPIRASI TANPA MENGGURUI”; Buku Hitam Yang Mencerahkan.
Karya CAHYO SATRIA WIJAYA
Tahun 2015
Penerbit : Shira Media
Dibaca Maret 2018
1. Hidup adalah pilihan
Hidup adalah kumpulan dari setiap pilihan yang kita buat. Pilihan kita hari ini menentukan bagaimana hidup kita di masa depan. Kita memiliki kebebasan memilih tetapi setelah itu kita akan dikendalikan oleh pilihan kita.
Jadi pikirkanlah sebelum berbuat, sadari setiap konsekuensi dari pilihan yang kita buat.
Secret 90/10. 10% kehidupan dibuat oleh hal-hal yang terjadi terhadap kita. 90% kehidupan ditentukan oleh bagaimana kita bereaksi/memberi respon.
Ingatlah 5 aturan sederhana untuk menjadi bahagia :
- Bebaskan hatimu dari rasa benci
- Bebaskan pikiranmu dari segala kekhawatiram
- Hiduplah dengan sederhana
- Memberi lebih banyak (give more)
- Jangan terlalu banyak berharap (expect less)
2. Sederhana
3. Ikhlas
Ikhlas adalah tulus hanya mengharap ridho Tuhan. Jika Tuhan lebih suka kita bangun pagi, kita akan selalu bangun pagi, jika Tuhan suka kita memberi, kita memberi, jika Tuhan lebih suka kita tersenyum maka kita tersenyum, dan seterusnya berusaha melakukan yang Tuhan sukai.
Bukanlah kesabarn jika masih mempunyai batas, bukan keikhlasan jika masih merasakan sakit.
4. Saling menghargai dan bekerjasama
Bersama-sama adalah awal, tetap bersama adalah kemajuan, bekerja keras adalah SUKSES.
5. Bersyukur
Wujud syukur yang paling nyata adalah memaksimalkan segala potensi yang telah Tuhan Anugrahkan ke kita
Masa depan, karir, serta kehidupan yang akan datang adalah yang dikerjakan hari ini.
6. Bijaksana
Apabila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap deti kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama suara sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan.
7. Sikap positif
Orang yang hidupnya merasa sangat dicintai akan selalu berpikir bahwa ia selalu akan menerima yang terbaik dalam hidupnya, walaupun dalam penderitaan. Sebaliknya orang yang pesimis merasa hidup ini akan menjadi beban penderitaan yang sangat panjang, sehingga ia selalu gelisah, takut dan khawatir.
KUMPULAN MOTIVASI
MASIBEE DEV
DIBACA FEBRUARY – MARET 2019
Jangan menganggap remeh atau memandang rendah orang lain, karena bisa jadi oarng tersebut yang justru akan membantu anda ketika anda mengalami sebuah kesulitan.
Hidup adalah perjuangan tanpa henti-henti, tidak usah kau tangisi hari kemarin
Perhatikan segala sesuatu yang penting demi kehidupan penuh kebahagiaan. Luangkan waktumu untuk bersama dengan anak-anak dan pasangan anda. Selesaikan pekerjaan anda ketika anda berada di kantor, jangan saat anda sedang berkumpul dengan keluarga. Dendam terhadap seseorang tidak akan bermanfaat untuk anda. Dapatkan prioritas anda sekarang.
Jangan pernah mengabaikan orang yang anda kasihi
Lapangkan hatimu dengan ikhlas, syukur dan selalu sabar dari segala apa yang terjadi pada dirimu, karena itu yang terbaik dari Tuhan untukmu.
Teruslah berbuat kebaikan di dalam hidup anda. Bantulah orang lain walaupun anda hanya dapat memberikan bantuan kecil. Karena bantuan kecil yang anda berikan sangat berarti bagi orang lain. Percayalah, ketika suatu saat anda mengalami kesulitan, akan dating bantuan dari orang lain. Itulah balasan dari bantuan kecil yang anda berikan di masa lalu.
Agar bisa menikmati kehidupan yang berbahagia dan tenang; jangan menyimpan apa yang tidak baik di dalam hidup kita (tahukah nada; sakit hati, iri hati, dendam, dan kemarahan juga bisa menyebabkan penyakit serius bahkan kematian). Mari mencoba, menyimpan hanya yang baik dan bermanfaat.
Anda bisa menjadi apa yang anda yakini.
Bila kita ingin merasa bahagia, kita pun perlu mencari tahu tujuan mulia hidup kita. apa pelayanan yang harus kita lakukan? Pada akhirnya kita akan mengetahui kita merasa bahagia melainkan kesadaran atas tujuan hidup kita.
Kebahagiaan bukanlah sesuatu yang bisa dicari, melainkan tujuan yang kita tetapkan terlebih dahulu.
Semua orang sebenarnya memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Bangga atas prestasi itu wajar saja, tetapi jangan sampai membuat diri sendiri menjadi sombong maupun angkuh akan prestasi tersebut. Ingatlah, selalu ada yang lebih pintar dari kita. dan kita juga masih perlu belajar dari kelebihan orang lain.
Jangan takut gagal, karena kegagalan membuat kita semakin kuat dan tangguh. Kegagalan adalah bagian dari pembelajaran. Kita tidak boleh menyerah untuk berjuang di dalam hidup ini.
Kita percaya, setiap kata selalu bermakna bagi setiap orang yang mendengarnya. Setiap kata, adalah layaknya pemicu yang mampu menelisik sisi terdalam hati manusia, dan membuat kita melakukan sesuatu. Kata-kata, akan selalu memacu dan memicu kita untuk berpikir dan bertindak.
Kita percaya, dalam kata-kata, tersimpan kekuatan yang sangat kuat. Kekuatan kata-kata akan selalu hadir pada kita yang percaya.
Kita percaya, kata-kata yang santun, sopan, penuh dengan motivasi, bernilai dukungan, memberikan kontribusi positif dalam setiap langkah manusia. Ucapan-ucapan yang bersemangat, tutur kata yang membangun, selalu menghadirkan sisi terbaik dalam hidup kita.
Menyampaikan kebahagiaan akan melipatgandakan kebahagiaan itu sendiri.
Nikmatilah kehidupanmu, tidak perlu dibandingkan dengan orang lain, keirian hati kita terhadap orang lain akan membawa lebih banyak penderitaan. Lebih baik pikirkanlah apa yang kita miliki. Hal tersebut akan membawakan lebih banyak rasa syukur dan kebahagiaan bagi kita sendiri.
Dalam hidup ini, banyak sesuatu yang terjadi di sekitar kita. banyak hal-hal yang terjadi pada kita. tetapi satu-satunya hal yang benar-nemar penting adalah apa yang terjadi di dalam diri kita. jadi.
Keheningan adalah pekerjaan rumah yang paling sulit diselesaikan selama hidup. Sering secara tidak sadar kita terjerumus dalam seribu satu macam’kesibukan dan kegaduhan’.
Ada baiknya kita menenangkan diri kita terlebih dahulu sebelum mulai melangkah menghadapi setiap permasalahan.
Daripada menghabiskan tenaga dengan iri pada orang lain, lebih baik bersyukur atas kemampuan diri sendiri, apalagi jika berguna untuk orang lain.
Mari kita bersyukur telah diberikan kemampuan dan nikmat yang lebih. Mari kita bersedekah lebih banyak kepada orang-orang yang diberikan kemampuan ekonomi yang lemah.
Rezeki datang dari arah dan bentuk yang tidak terduga.
Selalu bersyukur dan berbuat baik. Sekecil apa pun, asal ikhlas dan tulus, pasti akan membuahkan kebahagiaan dan keberkahan.
Berbuatlah sebanyak mungkin kebaikan, kebajikan selama kita masih hidup di dunia ini, dalam sisa hidup selagi waktu masih ada.
AKU TIDAK MEMILIH MENJADI INSAN BIASA
Aku tidak memilih menjadi insan biasa
Memang ahkku untuk menjadi luar biasa
Aku mencari kesempatan, bukan perlindungan
Aku tidak ingin menjadi warga yang terkungkung, rendah diri dan terpedaya karena dilindungi pihak berkuasa
Aku siap menghadapi resiko terencana, berangan-angan dan membina untuk gagal dan sukses
Aku menolak menukar insentif dengan derma
Aku memilih tantangan hidup daripada derma
Aku memilih tantangan hidup daripada kehidupan yang terjamin
Kenikmatan mencapai sesuatu, bukan utopia yang basi
Aku tidak akan menjual kebebasanku
Tidak juga kemuliaanku untuk mendapatkan derma
Aku tidak merendah diri pada sembarangan atasan dan ancaman
Sudah menjadi warisanku untuk berdiri tegak, megah dan berani
Untuk berpikir dan bertindak untuk diri sendiri
Untuk meraih segala keuntungan hasil kerja sendiri
Dan untuk menghadapi dunia dengan berani
Segalanya ini memberikan makna seorang insan
(Dean Alfange, Desember 2, 1897-Oktober 24, 1989)
ANDA TIDAKLAH SENDIRI
Kesepian bukan karena tiadanya orang di sekitar, namun karena tiadanya seseorang di hati. Kita dapat kehilangan saat-saat berharga yaitu ketika suatu saat merasa enggan untuk memberikan bantuan pada orang yang membutuhkan.
Saat mengulurkan pertolongan, tanpa sadar kita menjalin hati kita dan hati orang lain dengan dawai emas yang tak tampak.
ARTI KEHIDUPAN
Kehidupan bukanlah sekedar rutinitas
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita mencurahkan potensi diri kita untuk orang lain.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita berbagi suka dan duka dengan orang yang kita sayangi.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita bisa mengenal orang lain.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita melayani setiap umat manusia
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita mencintai pasangan kita, orang tua kita, saudara, serta mengasihi sesama kita.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita belajar dan terus belajar tentang arti kehidupan
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita selalu mengucap syukur kepada Yang Maha Kuasa
ARTI SEBUAH KEMENANGAN
Kemenangan bukanlah hanya ketika kita berhasil mengalah lawan di suatu pertandingan. Dan bukan hanya ketika kita berhasil mencapai prestasi terbaik. Bahkan, bukan hanya ketika kita berhasil mendapatkan semua yang kita inginkan dalam hidup ini.
Tapi,kemenangan adalah saat dimana kita dapat melawan suatu kegagagalan. Saat di mana kita dapat mengatasi musibah. Saat di mana kita dapat bangkit dari suatu keadaan yang menyedihkan. Dan, saat di mana kita merasa sangat terpuruk namun kita mampu berjuang menghancurkan semua cobaan itu
Kemenangan adalah saat dimana kita dapat menjadikan itu semua sebagai pertanda betapa sayangnya Sang Maha Pencipta kepada kita. Saat dimana kita menyadari betapa kita dapat belajar banyak dari semua kegagalan yang kita alami.
Dan, kemenangan adalah saat dimana kita melangkah begitu mantap dan yakin bahwa kita begitu hebat untuk sekedar melawan suatu kegagalan kecil. Saat dimana kita dapat mengalahkan diri kita sendiri, sehingga kadang-kadang kita merindukan sebuah kegagalan.
Karena kegagalanlah yang membuat kita sadar di mana kita berada.
BAHAGIA ITU SEDERHANA
Setiap orang punya standar kebahagiaan masing-masing. Mungkin hari ini yang membuatnya bahagia adalah ketika bisa menyelesaikan tugas lebih cepat dari biasanya. Namun di kesempatan lain, kebahagiaan bisa diperoleh saat mendapatkan tantangan baru yang menjanjikan prestasi lebih baik.
Jauh diseberang sana, mereka yang hidup sederhana sudah merasa bahagia luar biasa ketika mendapatkan sepiring nasi dan lauk, meski belum ada jaminan esok hari bisa mendapatkan makan layak.
Bahagia memang bukan hanya milik orang tertentu. Kebahagiaan ada dimana-mana karena miliki semua orang.
Suatu penelitian menyebutkan bahwa orang yang selalu membanding-bandingkan kekayaan/jabatannya dengan kerabat atau teman dekatnya, cenderung tidak bahagia dan kerap merasa kecewa.
Lantas, bagaimana menemukan kebahagiaan itu? Sebenatnya, bahagia itu sederhana. Kunci kebahagiaan terletak paka sikap kita. Dengan mensyukuri segala sesuatu yang kita miliki, dan berjuang sepenuh hati untuk tujuan yang besar dan positif, maka kebahagiaan akan selalu mengalir di kehidupan kita.
Jangan mencari kesempurnaan, tapi sempurnakan apa yang telah ada. Jangan terus menyesali apa yang hilang, tapi fokuslah pada apa yang telah kita miliki. Bahagia itu sederhana.
BERHENTILAH MENGELUH
Pantaskah kita mengeluh? Padahal kita telah dikaruniai sepasang lengan yang kuat untuk mengubah dunia.
Layakkah kita berkeluh kesah? Padahal kita telah dianugerahi kecerdasan yang memungkinkan kita untuk membenahi segala sesuatunya.
Apakah kita bermaksud untuk menyia-nyiakan semuanya itu? Lantas menyingkirkan beban dan tanggung jawab kita?
Jangankan kekuatan yang ada pada diri kita, terjungka karena kita berkeluh kesah. Ayo tegarkan hati kita. tegakkan bahu. Jangan biarkan semangat hilang hanya karena kita tidak tahu jawaban dari masalah kita tersebut.
Jangan biarkan kelelahan menghujam keunggulan kita. ambillah sebuah nafas dalam-dalam. Tenangkan semua alam raya yang ada dalam benak kita. lalu temukan lagi secercah cahaya dibalik awan mendung. Dan mulailah ambil langkah baru.
Sesungguhnya, ada orang yang lebih berhak mengeluh disbanding kita, sayangnya suara mereka parau tak terdengar, karena mereka tak sempat lagi untuk mengeluh.
Beban kehidupan yang berat lebih suka mereka jalani daripada mereka sesali.
Jika demikian masihkah kita lebih suka mengeluh daripada menjalani tantangan hidup ini?
BERHENTILAH
Berhentilah membenci, mulailah mencintai
Berhentilah mengeluh, mulailah bekerja
Berhentilah menyesali, mulailah mensyukuri
Berhentilah meragukan, mulailah melakukan
Kehidupanmu hanya seindah yang kau jadikan
BERLAYAR MENUJU PANTAI HARAPAN
Kita adalah perahu kokoh yang sanggup menahan beban, terbuat dari kayu terbaik, dengan layar gagah menentang angina.
Kesejatian kita adalah berlayar mengarungi samudra, menembus badai dan menemukan pantai harapan
Sehebat apapun perahu diciptakan taka da gunanya bila hanya tertambat di dermaga.
Dermaga adalah masa lalu kita. tali penambat itu adalah ketakutan dan penyesalan kita.
Jangan buang percuma seluruh daya kekuatan yang dianugerahkan pada kita.
Jangan biarkan masa lalu menambat kita di sini
Lepaskan diri kita dari ketakutan dan penyesalan. Berlayarlah. Bekerjalah.
Yang memisahkan perahu dengan pantai harapan adalah topan badai, gelombang dan batu karang.
Yang memisahkan kita dengan keberhasilan adalah masalah yang menantang
Disitulah kita kesejatian teruji
Hakikatnya perahu adalah berlayar menembus segala rintangan
Hakikat diri kita adalah berkarya menemukan kebahagiaan.
BERSIKAP APA ADANYA
Tanpa sadar banyak orang hidup dalam tekanan. Bukan karena beban terlalu berat, atau kekuatan tak memadai. Namun, karena tidak mau berterus terang. Hidup dalam kepura-puraan tak memberikan kenyaman.
Bersikaplah apa adanya. Bila kita kesulitan, jangan tolak bantuan. Sikap terus terang membuka jalan bagi penerimaan orang lain.
Persahabatan dan kerjasama membutuhkan satu hal yang sama, yaitu keakraban di antara orang-orang. Keakraban tercipta bila satu sama lain saling menerima. Sedangkan penerimaan yang tulus hanya terwujud dalam kejujuran dan terus terang.
Kepura-puraan itu bagaikan bunga mawar plastic dengan kelopak dan warna sempurna, namun tak mewangi. Meskipun mawar asli tak seindah tiruannya dan segera layu, kita tetap saja menyukainya. Megapa?
Karena ada detak kehidupan alam disana.
Hidup dalam kejujuran adalah hidup alami yang sejati. Hidup berpura-pura sama saja membohongi hidup itu sendiri. Kita bisa memilih untuk hidup apa adanya, dan berhak menginjakkan kaki di bumi ini. Atau, hidup berpura-pura dalam dunia ilusi.
BERSYUKURLAH
Bersyukur apabila kamu tidak tahu sesuatu. Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar.
Bersyukur untuk masa-masa sulit. Di masa itulah kamu tumbuh
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu.karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang
Bersukurlah untuk setiap tantangan baru. Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu.
Bersyukur untuk kesalahan yang kamu buat. Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga
Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih. Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan.
Mungkin mudah untuk bersyukur akan hal-hal baik. Hidup yang berkelimpahan dating pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut.
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu.
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negative menjadi positif.
CARA BAHAGIA
Jika kekayaan bisa mmebuat orang bahagia tentunya Adolf Merckle orang terkaya dari Jerman, tidak akan menabrakkan badannya ke kereta api.
Jika ketenaran bisa membuat orang bahagia, tentunya Michael Jackson penyanyi terkenal USA, tidak akan meminum obat tidur hingga overdosis.
Jika kekuasaan bisa membuat orang bahagia, tentunya G. Vargas presiden Brazil, tidak akan menembak jantungnya sendiri.
Jika kecantikan bisa membuat orang bahagia, tentunya Marilyn Monroe, artis cantik dari USA, tidak akan meminum alcohol dan obat depresi hingga overdosis.
Jika kesehatan bisa membuat orang bahagia, tentunga Thierry Costa, dokter terkenal dari Prancis, tidak akan bunuh diri, akibat sebuah acara di televise.
Ternyata, bahagia atau tidaknya hidup seseorang itu, bukan ditentukan oleh seberapa kayanya, tenarnya, cantiknya, kuasanya, sehatnya atau sesukses apapun hidupnya.
Tapi yang bisa membuat seseorang itu bahagia adalah dirinya sendiri. Mampukah ia mau mensyukuri semua yang sudah dimilikinya dalam segala hal.
Kalau kebahagiaan bisa dibeli, pasti orang-orang kaya akan membeli kebahagiaan itu. Dan kita akan sulit mendapatkan kebahagiaan karena sudah diborong oleh mereka.
Kalau kebahagiaan itu ada disuatu tempat, pasti di belahan lain di bumi ini akan kosong karena semua orang akan ke sana berkumpul di mana kebahagiaan itu berada.
Untungnya kebahagiaan itu berada di dalam hati setiap manusia. Jadi kita tidak perlu membeli atau pergi mencari kebahagiaan itu.
Yang kita butuhkan adalah hati yang bersih dan ikhlas serta pikiran yang jernih, maka kita bisa menciptakan rasa “Bahagia” itu kapan pun, di manapun dan dengan kondisi apapun.
Kebahagiaan itu milik-milik yang dapat bersyukur
CITA-CITA TERBESAR
Dalam sebuah perjalanan hidup, cita-cita terbesar adalah menuju kesempurnaan
Adakalanya kita mesti berjuang, serta belajar menyikapi segala rahasia dalam kehidupan
Perjalanan menuju kesempurnaan adalah proses yang menentukan setiap tapak langkah kita.
Setiap hembusan nafas, detak jantung, dari siang menuju malam, semua menuju titik yang sama, kesempurnaan.
Setiap insan mempunyai hak yang sama atas waktu.
Tidak ada seorangpun melebihi dari yang lain.
Namun tak jarang setiap kita berbeda dalam mensikapinya.
Ada yang berjuang untuk melewatinya dengan membunuh waktu
Tidak pula sedikit yang merasakan sempitnya kesempatan yang ia punya
Apa rahasia terbesar dalam hidup ini? Melewati hari ini dengan penuh makna. Makna tentang cinta, ilmu, dan iman.
Dengan cinta hidup menjadi indah.
Dengan ilmu hidup menjadi mudah
Dan dengan imam hidup menjadi terarah.
MERENUNG
Cobalah untuk merenung
Sediakan beberapa menit dalam sehari untuk melakukan perenungan. Lakukan di pagi hari yang tenang, segera setelah bangun tidur. Atau di malam hari sesaat sebelum beranjak tidur.
Merenunglah dalam keheningan. Jangan gunakan pikiran untuk mencari berbagai jawaban. Dalam perenungan kita tidak mencari jawaban. Cukup berteman dengan ketenangan maka kita akan mendapatkankejernihan pikiran.
Jawaban berasal dari pikiran kita yang bening. Selama berhari-hari kita disibukkan bahwa pikiran kita memerlukan istirahat.
Tidak cukup hanya dengan tidur. Kita perlu tidur dalam keadaan terbangun. Merenunglah dan dapatkan ketentraman bathin.
Pikiran yang digunakan itu bagaikan air sabun yang diaduk dalam sebuah gelas kaca. Semakin banyak sabun yang tercampur semakin keruh air. Semakin cepat kita mengaduk semakin kencang pusaran.
Merenung adalah menghentikan adukan. Dan membiarkan air berputar perlahan. Perhatikan pertikel sabun turun satu persatu, menyentuh dasar gelas.
Benar-benar perlahan. Tanpa suara. Bahkan kita mampu mendengar luruhnya partikel sabun. Kini kita mendapatkan air jernih tersisa dipermukaan. Bukankah air yang jernih mampu meneruskan cahaya. Demikian halnya dengan pikiran kita yang bening.
DALAM KEADAAN APAPUN BERUSAHALAH UNTUK TIDAK SOMBONG
Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua, benih-benihnya kerap muncul tanpa kita sadari.
Di tingkat pertama, sombong disebabkan oleh factor materi. Kita merasa lebih kaya, lebih rupawan, dan lebih terhormat daripada orang lain.
Di tingkat kedua, sombong disebabkan oleh factor kecerdasan. Kita merasa lebih pintar, lebih kompeten, dan lebih berwawasan dibandingkan orang lain.
Di tingkat ketiga, sombong disebabkan oleh factor kebaikan. Kita sering menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.
Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan, semakin sulit pula kita mendeteksinya.
Sombong karena materi sangat mudah terlihat, namun sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam bathin kita.
Cobalah setiap hari, kita memeriksa bathin kita, pikiran kita.
Kita ini manusia hanya seperti debu, yang suatu saat akan hilang dan lenyap, meninggal.
Kesombongan hanya akan membawa kita pada kejatuhan yang dalam. Mari berlatih untuk menghindari segala bentuk kesombongan.
DIAM ADALAH EMAS
Saat kita tak memiliki kata-kata yang perlu dibicarakan, diamlah. Cukup mudah untuk mengetahui kapan waktunya berbicara. Namun, mengetahui kapan kita harus diam adalah hal yang jauh berbeda.
Salah satu fungsi bibir adalah untuk dikatupkan. Bagaimana kita bisa memperhatikan dan mendengarkan dengan lidah yang berkata-kata. Diamlah demi kejernihan pandangan kita.
Orang yang mampu diam di tengah keinginan untuk berbicara mampu menemukan kesadaran dirinya. Sekali kita membuka mulut, kita akan temui betapa banyak kalimat-kalimat meluncur tanpa disadari.
Mungkin sebagian kecil kata-kata itu tidak kita kehendaki. Seringkali orang tergelincir oleh kerikil kecil, bukan batu besar.
Butiran mutiara indah hanya bisa tercipta bila kerang mutiara mengatupkan bibirnya rapat-rapat. Sekali ia membuka lebar-lebar cangkangnya, maka pasir dan kotoran laut akan segera memenuhi mulutnya.
Inilah ibarat, kekuatan kita untuk diam. Kebijakan seringkali tersimpan rapat dalam diam para bijak. Untuk itu kita perlu berusaha membukanya sekuat tenaga. Bukankah pepatah mengatakan “Diam adalah Emas”
The more you know the less you need to say. Silent is gold.
DIMULAI DENGAN ANGAN-ANGAN
Segala yang terjadi, dimulai dengan khyalan. Segala yang anda capai, dimulai dengan angan-angan dipikiran.
Apa yang anda sekarang angankan, bila kita bicara tentang setahun, dua tahun ke depan? Apakah anda melihat masalah, dan segala sesuatu yang berantakan? Ataukah anda melihat peluang dan keberhasilan?
Tidak ada batas bagi imajinasi. Anda boleh mengkhayalkan apa saja. Khyalan tidak bisa dibatasi realitas fisik, kesulitan keuangan, rasa takut, penolakan dan apa saja yang mengurung anda di dunia nyata.
Bayangkan masa depan, dan biarkan diri anda melaju dengannya.
Tinggalkan kendala di belakang, dan tampilkan hidup yang ingin anda jalankan.
Hidup yang anda ciptakan akan dimulai dari angan anda.
Ciptakan angan-angan terbaik dan mulai bertindak untuk mewujudkannya.
FILOSOFI AIR
Mengajarkan kerendahan hati, selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah.
Mengajarkan kebaikan, air berguna bagi kehidupan semua makhluk.
Mengajatkan kegigihan, tetesan air bisa melubangi kerasnya batu karang.
Mengajarkan soal fleksibilitas, tidak kaku dan mudah beradaptasi dimanapun.
Mengajarkan keseimbangan, bersifat lembut tetapi bisa menjadi kuat bila dibutuhkan.
Jadilah seperti air yang terus mengalir bahkan di tempat yang tersembunyi sekalipun.
FILOSOFI HUJAN
Pernahkan memikirkan hal-hal baik dari datangnya hujan? Kita pasti sering gembira jika hujan datang setelah kemarau panjang. Sebenarnya banyak hal yang bisa pelajari dari hujan.
Pelaran tersebut akan berguna untuk hidup kita agar lebih rendah hati, penuh motivasi dan semangat menjalani hidup hari-hari
Berikut filosofi hujan yang dapat anda pelajari
1. Meski jatuh berkali-kali, hujan tidak pernah menyerah
Pernahkan kita sadar kalau hujan itu turun dan jatuh terus. Dari hal itu kita bisa belajar bahwa hujan tetap mencoba meskipun jatuh berkali-kali. Hujan terus turun tanpa menyerah dan itu bisa menjadi pelajaran yang bagus buat kita. kita harus selalu kuat dan tabah untuk mencapai sesuatu.
2. Hujan turun setelah kemarau panjang. Bukankah kesabaran adalah kuncinya?
Masih ingat dengan kemarau yang berkepanjangan? Bagaimana kalau kemarau itu dating tanpa diselingi oleh hujan. Bumi akan menjadi kering dan tak seindah yang kita tahu. Beruntung bahwa hujan datang setelah kemarau panjang. Kehidupan jadi jauh dari kesulitan dan kesengsaraan. Kita sebaiknya dapat menjadi penolong atau paling tidak penghibur untuk orang yang benar-benar membutuhkan kita.
3. Hujan bisa memberi rasa dingin
Setelah panas seharian, hujan turun membasahi bumi. Cuaca menjadi berubah dan hawa menjadi dingin dan nyaman untuk beristirahat. Semoga dengan menyadari sifat hujan, kita jadi ingat untuk tidak terus memenuhi amarah melainkan lebih bersifat santai menghadapi sesuatu.
4. Hujanpun bisa marah. Kalau manusia tidak ‘ramah’
Seperti manusia hujan yang juga bagian dari alam bisa marah. Ketika benar-benar tidak ada lagi yang peduli dengan lingkungan sekitar. Hujan turun dengan derasnya yang terkadang membawa bencana. Sebaiknya kita menyadari sesuatu bahwa manusia punya amarah alangkah baiknya jika kita bisa menjaga perasaan satu sama lain.
5. Bau hujan itu menyenangkan, sederhana dan menenangkan.
Ini bagian yang banyak belum disadari orang. Saat hujan turun ke bumi dan membasahi tenah, maka aroma hujan akan tercium. Baunya sangat menyegarkan dan itu adalah bau hujan. Di dalam hidup, sebaiknya kita belajar untuk menjadi orang yang menyenangkan. Semua orang pasti merasa senang dengan sifat-sifat orang yang menyenangkan.
6. Hujan datang untuk menyejukkan bumi. Bermanfaat bagi material lain
Meskipun hujan kadang tidak datang, tetapi kedatangan hujan sangat penting. Hujan turun untuk memberikan kesejukan bagi kehidupan manusia di bumi. Sebaiknya kita belajar seperti hujan yang datang dan muncul untuk membawa dab berbagi rasa senang.
7. Hujan turun karena tahu bumi membutuhkan
Hujan turun disaat bumi memang benar-benar membuthkannya. Setelah kemarau panjang, hujan tetap akan turun untuk menghijaukan bumi. Kita juga bisa menjadi seperti hujan yang siap membantu teman atau keluarga yang membutuhkan bantuan kita.
8. Banyak orang mengeluh karena hujan. Tapi hujan tetap datang tiap tahunnya
Meskipun beberapa orang yang mengeluh karena hujan turun, hujan tetap turun. Hal ini pelajaran buat kita bahwa selama itu baik kita tidak perlu takut untuk melakukan sesuatu. Bahkan kita sedang melakukan sesuatu yang baik untuk orang lain. Jangan berhenti hanya karena beberapa orang tidak suka
9. Hujan itu tidak kenal waktu
Hujan turun memang tidak kenal waktu dan mengerti apa yang sedang dilakukan manusia. Hujan adalah anugerah dari yang kuasa. Maka dari itu kita juga seharusnya dapat menerima hujan dan hal baik datang tanpa memaksakan waktu sesuai dengan yang kita inginkan.
FILOSOFI KAMERA
Layaknya kamera yang hasilnya bergantung pada apa yang kita fokuskan, begitupun kehidupan. Kita bisa memfokuskannya untuk memotret hal-hal yang baik, juga bisa untuk menangkap hal-hal yang buruk.
Jadi, pilihannya tergantung kita, apa yang mau kita lihat dan apa yang mau kita fokuskan dalam hidup ini?
Jika kita mampu memotret dan berfokus kepada hal-hal yang baik dan indah yang kita miliki serta menikmati hidup ini, kita akan memiliki kehidupan yang bahagia.
Sebaliknya, jika kita senantiasa berfokus kepada kesialan, cacat, kemalangan, dan cela yang kita atau orang lain miliki, hal-hal buruk yang terjadi dalam hidup kita, dan berpikir orang selalu mencoba menipu kita atau menjatuhkan kita, sudah dipastikan hidup kita akan penuh dengan drama dan penderitaan.
Ambil kamera, kemudian ambil gambar sesuka hati. Dengan begitu, kita akan mengerti bentuk bahagia dari hasil jepretan kamera kita sendiri.
FILOSOFI LEBAH
Lebah adalah binatang kecil yang sangat istimewa
Lebah diciptakan Tuhan Yang Maha Kuasa banyak memberi manfaat bagi manusia. Di antara manfaatnya adalah madu. Tak hanya itu, perilaku hewan kecil ini harusnya menjadi cerminan akhlak bagi manusia sejati.
Perhatikanlah kehidupannya. Ada banyak manfaat yang bisa diambil hikmahnya dari lebah.
Pertama, lebah hanya menghisap saripati bunga
Ia hanya mengambil yang inti dan membiarkan yang lain. Lebah tahu, yang menjadi kebutuhannya hanyalah saripati, bukan yang lainnya. Ini mengajarkan bahwa setiap manusia harus mengambil sesuatu yang baik dan halal, mengambil hak yang lain hukumnya adalah haram.
Kedua, lebah menghasilkan madu
Ini memberi manfaat bagi manusia. Ini pelajaran bagi kita semua. Madu berasal dari saripati bunga dan baik, maka keluarnya pun baik. Sesuatu yang halal, keluarnya halal pula. Dan, ia banyak memberi manfaat bagi orang lain.
Ketiga, lebah tidak merusak
Dimana pun dia hinggap, taka da tangkai daun ataupun ranting pohon yang patah. Betapa santunnya hewan kecil ini hingga dalam bergaul dia tidak menyakiti siapa pun dan senantiasa menjaga kedamaian dalam setiap suasana. Lebah senantiasa memegang prinsip ketenteraman dalam pergaulan.
Keempat, lebah punya harga diri
Ia tidak akan pernah mengganggu orang lain selama kehormatan dan harga dirinya dihormati. Namun, bila harga dirinya dizalimi, ia akan siap menyengat pengganggunya. Karena itu, setiap manusia harus mampu menjaga kehormatan dirinya.
Sudah sepatutnya kita belajar ilmu dari lebah. Bukan karena fisik dan pesonanya yang kurang menarik, tapi karena komitmennya dalam bersikap dan berbuat. Manusia memiliki kemuliaan dari makhluk lain. Namun, tingkah laku dan kehormatan manusia bisa lebih hina dari binatang.
Tuhan telah memberikan pelajaran bagi manusia untuk mengambil hikmah dari lebah. Ia makhluk kecil yang memberikan manfaat sangat besar bagi manusia.
FILOSOFI SEMUT
Marilah kita belajar kebijakan dari semut
Semut bekerja keras di masa sulit, agar hidup tercukupi di masa yang lebih sulit.
Semut tidak mengeluh, tidak ada yang bersantai ria saat semut yang lain bekerja.
Semut mengutamakan kerjasama daripada sok bossy dan merasa lebih keren sendiri.
Semut tidak malas, tidak suka menunda, tidak menyalahkan orang lain atas kesulitan hidup, dan patuh kepada fitrahnya yang baik.
Marilah kita menjadi manusia yang hidup penuh penghormatan kepada diri sendiri. Marilah kita hidup dengan sepenuhnya.
FOKUS
Jika focus kita adalah masalah, maka hidup ini seperti penuh masalah.
Jika focus kita adalah pertumbuhan dan kekuatan, maka hidup ini menjadi lebih menyenangkan.
Berfokuslah pada satu keinginan yang pencapaiannya bisa memenuhi banyak keinginan anda yang lain.
Focus!
Satu pekerjaan sederhana yang selesai, lebih baik daripada seribu impian yang tak pernah selesai.
Orang yang tidak memilih menguatkan diri, sama dengan memilih membesarkan masalah.
Kebahagiaan adalah masalah focus.
GAJI vs REZEKI
Gaji itu ada slipnya. Rezeki tidak ada slip
Gaji itu dari Boss. Rezeki itu dari TUHAN
Gaji itu hanya uang. Rezeki boleh berupa banyak hal.
Gaji itu diperoleh dengan kerja. Rezeki itu diperoleh dengan imam.
Gaji itu sudah diduga, rezeki itu sering tak terduga
Gaji mungkin sudah besar, tapi terasa kurang. Rezeki itu selalu mencukupi, meski tak seberapa.
Gaji harus dikejar, dicari dan diusahakan dengan bekerja. Namun rezeki boleh datang bagi orang yang percaya.
Tidak semua orang memiliki Gaji, tetapi setiap orang memiliki rezeki.
Gaji kemungkinan tertukar dengan orang lain, tetapi rezeki tidak akan pernah bertukar.
Besarnya gaji ditentukan oleh masa kerja dan kelayakan, sementara besarnya rezeki ditentukan iman dan percaya kita pada Tuhan.
Jadi, jangan pernah cemas, khawatir, resah, galau, ngeluh, dan gundah terhadap nasib yang akan datang, terlebih jangan pernah merasa susah dan sedih terhadap yang luput dari masa lalu.
Yakinlah bahwa rencana dan kuasa Tuhan tepat dan indah pada saatnya.
HANYALAH SEMENTARA
Adakalanya tiba masa-masa sulit, yang membuat hidup terasa penuh kepedihan dan keluh kesah.
Namun pada saatnya jua tibalah masa kegembiraan, yang membuat hidup terasa ringan dan terang. Tanpa sadar bibir kita basah dengan senyuman.
Sesungguhnya kesedihan, kegembiraabm kekecewaan, keriangan, dan emosi-emosi lainnya hanyalah sementara. Sebagaimana sesaatnya malam ditelan siang.
Tak selamanya kesedihan dan kegembiraan melanda kita. semua itu datang silih berganti, tanpa dapat selalu dinanti.
Yang perlu kita pahami adalah kesementaraan ini.
Kesementaraan menunjukkan bahwa emosi-emosi itu bukanlah milik kita.
Ia hanya sebuah tawaran dari alam yang menuntun tindakan dan sikap kita ia bukanlah kita.
Saat gembira sadarilah kegembiraan itu
Saat sedih, pahamilah kesedihan tiu.
Saat kita penuh dengan kesadaran akan emosi kita, saat itu kita bersentuhan dengan jiwa yang tenang milik kita.
HIDUP ADALAH ANUGERAH BAGI JIWA YANG IKHLAS
Yang tinggal di gunung merindukan pantai
Yang tinggal di pantai merindukan gunung
Di musim kemarau merindukan musim hujan
Di musim hujan merindukan musim kemarau
Yang berambut hitam mengagumi yang pirang
Yang berambut pirang mengagumi yang hitam
Diam di rumah merindukan bepergian
Setelah bepergian merindukan rumah
Ketika masih jadi karyawan ingin jadi entrepreneur supaya punya kebebasan waktu
Begitu jadi entrepreneur ingin jadi karyawan, biar tidak pusing.
Waktu tenang mencari keramaian
Waktu ramai mencari ketenangan
Saat masih bujangan, pengen punya suami ganteng/istri cantik
Begitu sudah dapat suami ganteng/istri cantik, pengen yang biasa-biasa saja, bikin cemburu aja/takut selingkuh.
Punya anak satu mendambakan banyak anak
Punya banyak anak mendambakan satu anak saja
Kita tidak pernah bahagia sebab segala sesuatu tampak indah hanya sebelum dimiliki
Namun setelah dimiliki tak indah lagi.
Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, namun mengabaikan apa yang sudah dimiliki tanpa rasa syukur?
Semoga kita menjadi pribadi yang senantiasa bersyukur dengan berkah yang sudah kita miliki.
Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun kecil.
Jangan menutup hati kita, walaupun hanya dengan sebuah pikiran negative.
Bila hati kita tertutup, tertutuplah semua.
Syukuri apa yang ada, karena hidup adalah anugerah bagi jiwa-jiwa yang ikhlas.
JIKA TIDAK BISA
Jika tidak bisa kaya, maka jangan mencuri
Jika tidak mau miskin, maka jangan malas
Jika tidak bisa sukses, maka jangan putus asa
Jika tidak bisa memaafkan, maka jangan punya musuh
Jika tidak bisa minta amppun, maka jangan berbuat dosa
Jika tidak bisa menyayangi, maka jangan membenci
Jika tidak bisa diam, maka jangan ghibah
Jika tidak bisa berbuat baik, maka jangan berbuat kesalahan
Jika tidak bisa jujur, maka jangan berdusta
Jika tidak bisa berdamai, maka jangan bertengkar
Jika tidak bisa berpuasa, maka jangan makan sembarangan
Jika tidak bisa menyenangkan, maka jangan menyakiti
Jika tidak bisa berbagi, maka jangan kikir
Jika tidak bisa menerima, maka berbagi
Jika tidak bisa menerima takdir, maka jangan mengeluh
Jika tidak bisa menghargai, maka jangan mencaci maki
JIKA
Jika kau mampu menegakkan kepala, ketika orang-orang di sekitarmu kehilangan segalanya dan saling menyalahkan.
Jika kau mampu meyakini dirimu, ketika semua orang meragukanmu namun kau tetap mampu memahami keraguan mereka.
Jika kau bisa menunggu dan tidak lelah menunggu. Atau dibohongi, namun tidak berbohong. Dibenci, namun tidak membenci.
Namun semua itu masih tidak terlalu baik, atau tidak terlalu bijaksana.
Jika kau dapat bermimpi dan tidak ada yang memaksamu untuk bermimpi
Jika kau dapat berpikir dan tidak ada yang memaksamu untuk berpikir
Jika kau dapat menerima kemenangan dan bencana dan menerima keduanya dengan cara yang sama
Jika kau mampu mendengar kebenaran yang terucap oleh bibirmu. Namun menyaksikan segala yang kita bangun, hancur. Namun memungutnya dan membangunnya kembali dengan lat using.
Jika kau dapat memupuk kemenangan dan terus membumbung tinggi.
Lalu, kalah dan memulai segalanya dari awal dan tidak pernah mengungkit-ungkit kekalahan.
Jika kita dapat menguatkan hati, syaraf, dan otot daging untuk membuat bertahan atas kekalahan.
Dan tetao bertahan, meski kau tak punya satu pun kecuali kehendak yang mengatakan’bertahanlah’
Jika kau dapat berbicara di depan orang banyak dan tetap menjaga martabat. Atau berjalan Raja tanpa lupa sebagai orang biasa.
Jika tak seorang pun musuh dan teman bisa melukaimy.
Jika semua orang membantumu, namun tidak terlalu banyak.
Jika kau bisa mengisi saat yang menyakitkan dengan nilai enam puluh dewtik penentuan lari jarak jauh.
Milikmu adalah bumi dam semua yang terkandung di dalamnya.
(Rudyard Kipling)
KALAH
Tidak ada kekalahan atau kemenangan
Yang ada hanyalah pergerakan
Jangan putus asa saat masa sulit
Jangan terlena di saat kemenangan
KASIH SAYANG SEORANG IBU
Jika beliau masih ada, jangan lupa memberikan kasih sayangmu lebih dari yang pernah kau berikan selama ini dan jika beliau sudah tiada, ingatlah kasih saying dan cintanya yang tulus tanpa syarat kepadamu.
KEBERHASILAN ADALAH BUAH KESABARAN
Jangan terkecoh dengan keberhasilan seseorang. Dibalik kejayaan selalu ada jalan panjang yang berisikan catatan perjuangan dan pengorbanan, keringat dan kepayahan.
Tak ada jalan pintas untuk sebuah kesuksesan. Bila kita terpesona pada kenyaman yang diberikan oleh kesuksesan, kita bisa lupa dari keharusan untuk berupaya.
Namun, nila kita terkagum pada ketegaran seseorang dalam berusaha, maka kita telah menyerap sebuah energy kekuatan, keberanian dan kesabaran.
Hanya dengan kesabaran kita bisa meraih keberhasilan.
Tumbuhkanlah kesabaran bukan sekedar kecepatan meriah sukses.
KELENTURAN SIKAP
Bila kita menganggap bahwa mengatasi setiap persoaln butuh kekuatan pendirian, ketangguhan otot, dan kekerasan kemauan, maka kita separuh benar.
Sebuah batu cadas yang keras hanya bisa segera dihancurkan dengan mengerahkan segenap daya kuat. Oleh karenanya, banyak orang melatih diri agar semakin kuat, semakin tangguh dan semakin tegar.
Namun, seringkali kenyataan tak bisa dihadapi dengan pendirian kuat, atau diatasi dengan ketangguhan otot, atau dipecahkan dengan kemauan keras.
Ada banyak hal yang tak bisa kita terima, namun harus kita terima.
Maka, senantiasa kita membutuhkan sebuah kelenturan sikap.
Bukanlah kelenturan sikap kita kelemahan, melainkan sebuah kekuatan untuk menghadapi segala sesuatu sebagaimana ia ada.
Bila kita menganggap bahwa mengatasi persoalan adalah dengan menerima persoalan itu, maka kita menemukan separuh benar yang lain.
KEMENANGAN SEMU
Kalau rebut dengan pelanggan, walaupun kita menang, pelanggan akan tetap lari.
Kita rebut dengan rekan sekerja, walaupun kita menang, tiada lagi semangat bekerja dalam tim
Kalau kita rebut dengan boss, walaupun kita menang, tiada lagi masa depan di tempat itu.
Kalau kita rebut dengan keluarga, walaupun kita menang, hubungan kekeluargaan akan renggang.
Kalau kita rebut dengan guru, walaupun kita menang, keberkahan menuntut ilmu dan kemesraan itu akan hilang.
Kalau rebut dengan kawan, walaupun kita menang, yang pasti kita akan kekurangan kawan.
Kalau rebut dengan pasangan, walaupun kita menang, perasaan sayang pasti akan berkurang
Kalau kita rebut dengan siapapun, walaupun kita menang, kita tetap kalah.
Yang menang Cuma ego diri sendiri, itu hanyalah kemenangan semu.
Yang susah adalah mengalahkan ago diri sendiri. Namun, jika kita mampu menaklukan diri sendiri, ialah pemenang sejati.
Apabila menerima teguran, tidak perlu marah, bersyukurlah, masih ada yang mau menegur kesalahan kita.
KEPERCAYAAN DIRI
Banyak orang pandai menyarankan agar kita memiliki suatu kepercayaan diri yang kuat.
Pertanyaannya adalah diri yang manakah yang patut kita percayai? Apakah panca indera kita? padahal kejituan panca indera seringkali tak lebih tumpul dari ujung pena yang patah.
Apakah tubuh fisik kita? padahal sejalan dengan laju usia, kekuatan tubuh memuai seperti lilin terkena panas.
Ataukan pikiran kita? padahal keunggulan pikiran tak lebih luas dari setetes air di samudera ilmu.
Atau mungkin perasaan kita? padahal ketajaman perasaan seringkali tak mampu menjawab persoalan logika. Lalu diri yang manakah yang patut kita percayai?
Semestinya kita tak memecah-belah diri menjadi berkeping-keping seperti itu.
Diri adalah diri yang menyatukan semua pecahan-pecahan diri yang kita ciptakan sendiri.
Kesatuan itulah yang disebut dengan integritas.
Dan hanya sebuah kekuatan dari dalam diri yang paling dalam lah yang mampu merengkuh menyatukan kita.
Diri itulah yang patutnya kita percayai, karena ia mampu menggenggam kekuatan fisik, keunggulan pikiran dan kehalusan budi kita.
KESEMPATAN KEDUA
Setiap hari di setia[ tarikan napas kita sesungguhnya adalah”kesempatan kedua” di dalam kehidupan kita. kesempatan untuk selalu mengingat kebaikan yang telah kita terima dan mengingatkan kita untuk selalu berbuat bajik kepada sesama.
Mari, manfaatkan setiap kesempatan yang ada dengan menjalankan ibadah dan amanah.
KESEMPATAN YANG TERSEMBUNYI
Bila kita tak melakukan kesalahan, ada baiknya kita melihat lagi langkah kita.
Jangan-jangan kita tak mengalah setapak pun. Kesalahan memang tak mengenakkan, namun seorang optimis lebih banyak belajar dari kesalahan daripada dari keberhasilan.
Kesalahan menuntun kita untuk mempelajari kembali sesuatu yang terjadi. Bukan Cuma itu, kesalahan memimpin kita untuk mengambil tindakan yang lebih baik.
Kesalahan adalah kawan baik yang mengatakan secara samara apa yang harus kita kerjakan.
Lihatlah kesalahan apa adanya.
Jauhkan prasangka, kesedihan dan ratapan bila kesalahan menimpa kita. karena, dibalik kesalahan tersimpan kesempatan yang tersembunyi.
KETAMAKAN
Untuk bisa meraih sesuatu, kita seharusnya memulai dengan ‘melayani”. Kita tidak boleh serakah, tamak, atau hanya mementingkan kepentingan diri sendiri.
Uang dan harta memang penting. Namun, ada banyak hal penting lain yang juga harus menjadi perhatian utama kita. bagaimana bersikap, bagaimana kita membantu orang lain, bagaimana kita menemukan keseimbangan dalam hidup, sehingga kebahagiaan bisa kita peroleh. Harta adalah sarana. Kita adalah manusia. Karena itu, mari jadikan ‘sarana’ tersebut sebagai bagian dari kehidupan kita, namun jangan sampai menjadikan sebagai hal yang membelenggu kita.
Mari, jadikan hidup lebih berarti. Dengan mau peduli dan berbagi, harta dan uang kita akan jauh lebih memiliki arti.
KETEKUNAN ADALAH KEKUATAN ANDA
Apa yang anda raih sekarang adalah hasil dari hasil usaha-usaha kecil yang anda lakukan terus menerus. Keberhasilan bukan suatu yang turun begitu saja. Bila anda yakin pada tujuan dan jalan anda, maka anda harus memiliki ketekunan untuk tetap berusaha. Ketekunan adalah kemampuan anda untuk bertahan di tengah tekanan dan kesulitan.
Anda harus tetap mengambil langkah selanjutnya. Jangan hanya berhenti di langkah pertama. Memang semakin jauh anda berjalan, semakin banyak rintangan yang menghadang.bayangkan, andai saja kemarin anda berhenti, maka anda tidak berada di sini sekarang. Setiap langkah menaikan nilai diri anda. Apapun yang anda lakukan, jangan sampai kehilangan ketekunan anda. Karena ketekunan adalah daya tahan anda.
Pepatah mengatakan bahwa’ribuan kilometer langkah dimulai dengan satu langkah’. Sebuah langkah besar sebenarnya terdiri dari banyak langkah-langkah kecil.
Dan langkah pertama keberhasilan harus anda mulai dari rumah anda. Rumah anda yang paling baik adalah hati anda. Itulah sebaik-baiknya tempat untuk memulai dan untuk kembali.
Karena itu mulailah kemajuan anda dengan memajukan hati anda dengan memajukan hati anda, kemudian pikiran anda dan usaha-usaha anda.
Ketekunan hadir bila apa yang anda lakukan benar-benar berasal dari hati anda.
KETIKA AKU TUA
Ketika aku sudah tua, bukan lagi aku yang semula. Mengertilah, bersabarlah sedikit terhadap aku.
Ketika pakaianku terciprat sup, ketika aku lupa bagaimana mengikat sepatu, ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarmu.
Ketika aku berulang-ulang berkata-kata tentang sesuatu yang telah bosan kau dengar, bersabarlah mendengarkan, jangan memutus pembicaraanku.
Ketika kau kecil, aku selalu harus mengulang cerita yang telah beribu-ribu kali kuceritakan agar kau tidur.
Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanmu, jangan marah padaku. Ingatkah sewaktu kecil aku harus memakai segala cara untuk membujukmu mandi?
Ketika aku tak sepaham sedikitpun tentang teknologi dan hal-hal baru, jangan mengejekku. Pikirkan bagaimana dahulu aku begitu sabar menjawab setiap”mengapa” darimu.
Ketika aku tak dapat berjalan, ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk memapahku. Seperti aku memapahmu saat kau belajar berjalan waktu masih kecil.
Ketika aku seketika melupakan pembicaraan kita, berilah aku waktu untuk mengingat, sebenarnya bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau disamping mendengarkan, aku sudah sangat puas.
Ketika kau memandang aku yang mulai menua, janganlah berduka.
Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku menghadapimu ketika kamu mulai belajar menjalani kehidupan.
Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini, sekarang temani aku menjalankan sisa hidupku.
Beri aku cintamu dan kesabaran, aku akan memberikan senyum penuh rasa syukur.
Dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak terhingga untukmu.
TENTANG KESETIAAN
Setiap makhluk hidup memiliki perasaan, tapi hanya manusia yang bisa berbicara dan mengungkapkan. Kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna harus bersyukur bahwa kita diberikan akal pikiran, diberikan hati nurani dan rasa cinta serta bisa mengatakannya pada mereka yang kita sayangi.
Kesetiaan, tidak hanya saat bahagia bersama. Ketika orang yang kita cintai sakit, hamper meninggal dunia atau tak lagi seperti sekarang, kita tak bisa meninggalkan mereka begitu saja. Mencintai tanpa syarat, walau keadaan sudah tak lagi sama.
Tetap bersatu dan bersama, menjaga kesetiaan.
LAKUKAN INI SAAT MISKIN MAKA KAMU AKAN SUKSES
Pesan dari Jack Ma, orang paling kaya di China
Saat miskin, kurangi waktumu dirumah, perbanyaklah kegiatan diluar. Saat kaya, perbanyaklah waktu dirumah, kurangi kegiatanmu diluar. Ini adalah’seni kehidupan’.
Saat miskin, gunakanlah uangmu untuk orang lain, saat kaya gunakanlah uangmu untuk keluarga dan orang-orang yang kamu cintai. Banyak sekali orang yang terbalik melakukan kedua hal ini.
Saat miskin jangan perhitungan, bersikap baik lah terhadap orang lain, ini baru namanya orang miskin tapi banyak akal. Saat kaya, harus belajar membuat orang lain baik terhadapmu, dan kamu harus lebih baik lagi terhadap orang lain. Ini adalah cara hidup yang sangat indah, tapi hanya sedikit orang yang mengerti.
Saat miskin harus royal, tapi saat kaya, jangan pamer lagi. Hidup ini akan kembali dalam kesederhanaan kembali dalam ketenangan.
Masa muda adalah kekayaan paling besar, hargai setiap waktu kehidupan, tidak perlu takut pada kemiskinan. Yang penting kamu harus tahu bagaimana melatih diri, hal apa yang utama, apa yang harus diiventasikan dan kapan harus menghemat.
Jangan sembarangan beli pakaian, kamu boleh beli sedikit, tapi belilah yang berkualitas baik. Perbanyaklah makan dengan orang luar, kamu harus berani mengeluarkan uang dan mentraktir orang-orang lebih berhikmat dan lebih giat darimu.
Ketika uang untuk kehidupanmu sudah cukup, kebahagiaan terbesar adalah : menggunakan uang hasil kerja kerasmu sendiri untuk menggapai impianmu. Bentangkanlah sayapmu, kejar mimpimu dan biarkanlah hidupmu melewati perjalanan yang berbeda.
Kebahagiaan tidak akan kabur dari kehidupan masing-masing orang, perbanyaklah untuk intropeksi kesalahan diri sendiri, maka kamu akan pelan-pelan melupakan bagaimana orang lain menjalani hidup.
Tolong jangan sembarangan mengkritik saya, karena kamu tahu nama saya, tapi tidak tahu kisah hidup saya. Kamu hanya mendengar apa yang saya perbuat, tapi tidak pernah tahu apa yang sudah saya lewati.
Seseorang yang sungguh-sungguh kuat, tidak akan pernah menghabiskan waktu untuk mengambil hati orang lain. Mengenai relasi dan koneksi, itu semua hanyalah pelengkap, hal yang paling penting adalah bagaimana meningkatkan kemampuan dalam diri sendiri. Orang hanya bisa datang kepadamu, setelah kamu memperbaiki diri.
Kamu sudah jadi pohon rimbun, burung-burung baru akan datang, kamu sudah jadi samudera, seluruh aliran baru akan berkumpul kepadamu. Kamu harus mencapai suatu tingkat terlebih dulu, baru bisa mendapatkan koneksi yang sepadan, bukan sebaliknya.
LINGKARAN WAKTU YANG TIADA BERUJUNG
Betapa hebatnya waktu mengatur kita
Ketika lonceng jam usai kerja bordering, tanpa diperintah segera kita berkemas.
Menyimpan kertas dan pensil dalam laci, lalu meninggalkannya jauh-jau. Seolah semua persoalan telah terpecahkan untuk hari itu. Padahal masalah tetap terjaga selagi kita pejamkan mata.
Namun, esok hari, ketika lonceng jam mulai kerja berdentang, semua tumpukan masalah kita aduk, seolah ia terlampau banyak tidur semalam.
Perselisihan pun bolehlah dilanjutkan kembali. Ah, betapa hebatnya waktu menghibur kita. betapa bergairahnya waktu membangunkan kita.
Saat kita mengatur waktu, sesungguhnya kita pun mengatur pikiran, emosi, dan perasaan kita. karena waktu adalah lingkaran dimana kehidupan kita berjalan, kita atur waktu untuk mengatur kehidupan.
Kita rayakan sesuatu karena kita ciptakan hari besar. Kita heningkan diri karena kita tegakkan kesyahduan. Dan, semua itu kita rangkai dalam jalinan waktu.
Maka, hanya mereka yang tak kenal akan waktulah yang terjerat dalam persoalan tiada berujung.
Ingat untuk meluangkan waktu bersama orang-orang di sekitarmu, bukan dengan gadget.
MAAF
Kita sering merasa sulit memaafkan orang yang telah menyebabkan kita menderita. Memang itu bukan perkara yang mudah. Tetapi sesungguhnya, ‘memaafkan” bukanlah untuk kepentingan mereka yang bersalah kepada kita, melainkan untuk kebaikan diri kita sendiri.
Merasa marah, benci, atau sakit hati setelah seseorang menyakiti kita pada sebuah peristiwa tertentu berarti kita mengizinkan orang tersebut menyakiti kita terus menerus.
Mengapa kita mengizinkan orang tersebut menikmati kesenangan “terus-menerus’ meski mengetahui bahwa hidup kitalah yang terus menderita akibat perlakuannya?
Mengapa tidak sebaliknya, kita menunjukkan kita telah “move on” dan hidup dengan baik? Dengan begitu, kita telah menghentikan rasa”senang” mereka terhadap penderitaan kita. bukanlah itu pilihan yang lebih baik?
Kata “maaf” tidak akan membuat jadi tepat waktu.
Kata “maaf” juga tidak akan membuat yang terlanjur tersakiti jadi sembuh sedia kala.
Kata “maaf” apalagi, juga tidak bisa mengembalikan yang telah pergi;menghapus salah menjadi benar; yang rusak seketika menjadi baik.
Tidak bisa
Tapi kata “maaf” yang tulus dan ikhlas, melampaui ukuran itu semua, melewati ukuran dunia.
Kata ‘maaf” bisa menyiram hati menjadi lebih cemerlang. Bening. Damai. Dan itulah hakikat memaafkan..
Memaafkan itu membebaskan diri dari jeruji besi keterpurukan.
MAKNA SEBUAH PEKERJAAN
Tidak jarang kita menghargai pekerjaan sebatas pada uang atau upah yang diterima. Kerja akan bernilai lebih jika itu menjadi kebanggaan bagi kita. sekecil apapun peran dalam sebuah pekerjaan, jika kita kerjakan dengan sungguh-sungguh akan memberi nilai kepada manusia itu sendiri. Dengan begitu, setiap tetes keringat yang mengucur akan menjadi sebuah kehormatan yang pantas kita perjuangkan.
Lakukan saja perbuatan baik secara spontan, dengan hati yang tulus dan ikhlas karena hokum Tuhan tidak pernah salah. Apa yang kita tanam pasti akan kembali kepada kita pula, bahkan berkelimpahan.
MASALAH ADALAH TANTANGAN
Bila kita menganggap masalah sebagai beban, kita mungkin akan menghindarinya. Bila kita menganggap masalah sebagai tantangan, kita mungkin akan menghadapinya. Namun, masalah adalah hadiah yang dapat kita terima dengan suka cita. Dengan pandangan tajam, kita melihat keberhasilan dibalik setiap masalah.
Masalah adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Maka, hadapilah dan ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses.
Tanpa masalah, kita tak layak memasuki jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah sebagai hadiah.
Bila kita tak berani mengatasi masalah, kita tak akan menjadi seseorang yang sejati.
Masalah datang bukan untuk ditinggalkan, tapi diselesaikan. Halangan dan rintangan memang kerap mengunjungi hingga kita terasa tersakiti, tapi sebenarnya itu adalah “ujian” untuk membuat kita menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.
Untuk meraih sesuatu memang butuh pengorbanan. Tak ada proses yang berjalan instan.
Mari, sadari bahwa semua berproses. Kuatkan keyakinan, tambahkan kesabaran, mantapkan ketekunan.
Niscaya, aka nada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk meraih kemenangan sejati.
MELAPANGKAN HATI
Mau seberapa menyakitkan sebuah kejadian, jika kita mempunyai hati selapang lautan, ditumpahkan racun paling mematikan sekalipun, tetap akan larut, tidak terasa.
Tetapi kalau hati itu sempit, satu tetes berbisa saja cukup membuat kita ‘binasa’ sehari, seminggu, bahkan berbulan-bulan.
Melapangkan hati adalah pekerjaan panjang, perlu latihan, berkali-kali jatuh-bangun, dan jelas membutuhkan ilmu dan pemahaman baik.
Tidak mengapa gagal, besok lusa tidak terasa hatinya sudah semakin luas.
MELAWAN DIRI SENDIRI
Kemenangan sejati bukanlah kemenangan atas orang lain. Namun, kemenangan atas diri sendiri. Berpacu di jalur keberhasilan diri adalah pertandingan untuk mengalahkan rasa ketakutan, keengganan, keangkuhan, dan semua beban yang menambat diri di tenpat start.
Jerih payah untuk mengalahkan orang lain sama sekali tak berguna. Motivasi tak semestinya lahir dari rasa iri, dengki atau dendam. Keberhasilan sejati memberikan kebahagiaan yang sejati, yang tak mungkin diraih lewat niat yang ternoda.
Pelari yang berlari untuk mengalahkan pelari yang lain, akan tertinggal karena sibuk mengintip laju lawan-lawannya. Pelari yang berlari untuk memecahlan recordnya sendiri tak peduli apakah pelari lain akan menyusulnya atau tidak. Tak peduli dimana dan siapa lawan-lawannya. Ia mencurahkan seluruh perhatian demi perbaikan catatannya sendiri.
Ia bertanding dengan diri sendiri, bukan melawan orang lain. Karenanya, ia tak perlu bermain curang.
Keinginan untuk mengalahkan orang lain adalah awal dari kekalahan diri sendiri.
MELEPAS AMARAH, MERAIH KEIKHLASAN
“terus memendam amarah sama seperti menggenggam bara panas untuk dilontarkan kepada seseorang, kitalah yang akan terbakar.’ (Sidharta Gautama).
Dalam hidup memang wajar kalau ada peristiwa-peristiwa yang membuat kita marah dan kecewa. Tapi cepat kendalikan emosi kita kembali. Jangan biarkan rasa amarah, dendam, iri, kesal atau kecewa kepada pasangan, teman, rekan kerja, atau atasan di kantor bercokol lama di hati kita.
Kekesalan, amarah dan kekecewaan hanya akan mengaktifkan hokum tarik menarik, membuat kita menerima apa yang kita berikan.
Bila kesal pada pasangan atau ada kawan yang mengingkari janji, lalu kita menyalahkan mereka atas kekacauan semua itu, maka kita akan mendapatkan kembali keadaan yang dipersalahkan itu.
Kembalinya keadaan itu tidak harus selalu dari orang yang kita salahkan, tetapi sejatinya kita akan mendapatkan kembali keadaan yang kita salahkan itu.
Ikhlaskanlah, maafkanlah. Hati akan terasa lebih lega dan ringan dalam menjalani hidup, lebih focus terhadap tujuan hidup tanpa terbebani penyakit-penyakit hati yang hanya akan menghabiskan energy positif.
‘jika saya mengikhlaskan diri saya, saya menjadi yang saya inginkan. Jika saya mengikhlaskan yang saya punya saya akan menerima apa yang saya butuhkan,’(Tao Te Ching)
MEMBANGUN SUKSES DARI HAL YANG KITA SUKAI
Membangun sukses kita dari hal-hal yang kita sukai. Dengan ketekunan dan semangat tinggi, serta terus berusaha memperbaiki, maka apapun yang kita kerjakan akan membuat waktu dan talenta kita lebih bernilai.
MEMBERI TANPA PERTIMBANGAN
Cobalah untuk mengawali suatu hari anda dengan niat untuk memberi. Mulailah dengan sesuatu yang kecil yang tak terlalu berharga di mata anda. Mulailah dari uang receh. Kumpulkan beberapa receh yang mungkin tercecer di sana-sini, hanya untuk satu tujuan : diberikan.
Apakah anda sedang berada di bisa kota yang panas, lalu datang pengamen bernyanyi memekakkan telinga, atau, anda sedang berada dalam mobil ber-AC yang sejuk, lalu sepasang tangan kecil mengetuk meminta-minta.
Tak peduli bagaimana pendapat anda tentang kemalasan, kemiskinan dan lain sebagainya. Tak perlu banyak piker, segera berikan satu dua keeping pada mereka.
Barangkali ada rasa enggan dan kesal. Tekanlah perasaan itu seiring dengan pemberian anda. Bukankah, tak seorang pun ingin memurukkan dirinya menjadi pengemis.
Ingat, kali ini anda hanya sedang ‘berlatih” memberi; mengulurkan tangan dengan jumlah yang tiada berarti? Rasakan saja, kini sesuatu mengalir dari dalam diri melalui telapak tangan anda.
Sesuatu itu bernama kasih sayang.
Memberi tanpa pertimbangan bagai menyingkirkan batu penghambat arus sungai. Arus sungai adalah rasa kasih dari dalam diri. Sedangkan batu adalah kepentingan yang berpusat pada diri sendiri.
Sesungguhnya, bukan receh atau berlian yang anda berikan. Kemurahan itu tidak terletak di tangan, melainkan di hati.
MEMBERSIHKAN PIKIRAN
Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini?
Menutupi telapak tangan saja sulit.
Tapi kalau daun kecil ini menempel di mata kita, maka tertutuplah bumi.
Begitu juga bila diri kita ditutupi pikiran buruk sekecil apapun, maka kita akan melihat keburukan di mana-mana.
Bahkan bumi ini pun akan tampak buruk
Jangan pernah menutup mata kita, walau hanya dengan daun yang kecil.
Jangan menutupi diri kita dengan sebuah pikiran buruk, walau hanya seujung kuku.
Bila diri kita tertutup, maka tertutuplah semua.
Air yang banyak di lautan luas yang dalam takkan pernah sanggup menenggelamkan sebuah perahu kecil yang di atasnya, kecuali kalau air itu mulai masuk ke dalam perahu.
MEMULAI KEBAJIKAN WALAUPUN KECIL
Kadang-kadang, kita selalu merasa tidak bisa berbuat apa-apa seperti layaknya anak kecil, namun walaupun itu Cuma tindakan kebaikan sederhana, tapi membuat begitu banyak perbedaan.
Ketika anda memberikan sedikit senyuman untuk orang lain, baik itu keluarga anda, teman anda ataupun orang asing yang anda temui, anda telah membuat perbedaab besar bagi mereka.
Tindakan kecil yang sederhana dapat membuat perbedaan besar, namun sering kali kita lupa bahwa yang besar itu sering dimulai dengan sesuatu yang kecil.
Mulailah berbuat kebajikan pada hal-hal kecil, maka engkau akan diberkati dalam hal-hal besar.
Demikian juga dengan hidup ini, gosip dan segala penilaian negative akan selalu ada di sekeliling kita.
Namun semuanya itu takkan sanggup menenggelamkan kita, kecuali kita membiarkan semua itu masuk ke dalam pikiran kita.
Menjaga pikiran itu bukanlah tanggung jawab orang lain, melainkan adalah tanggung jawab kita masing-masing.
Kita tidak bisa menyalahkan orang lain untuk setiap masalah yang hadir dalam hidup kita bila kita sendiri tidak bertanggung jawab, karena sudah membiarkan”sampah”masuk dan mengotori hidup kita.
Kita harus menyaring apapun yang masuk melalui pikiran kita sebagai pintu gerbangnya. Bila pikiran kita BAIK, maka akan terasa nyaman hidup kita. jangan lengah.
MENCARI KEBAHAGIAAN
Setiap manusia menginginkan kebahagiaan. Tetapi sering kali mereka begitu sibuk mencarinya, tanpa menyadari bahwa kebahagiaan sesungguhnya tidak kemana-mana tetapi justru ada dimana-mana. Kebahagiaan bisa hadir di setiap tempat, di semua rasa, tentunya setiap hati yang selalu mensyukuri.
MENCARI YANG SEMPURNA
Berhentilah mencari dia yang sempurba, tapi terimalah dia yang menerima ketidaksempurnaanmu.
MENGGENGGAM HARAPAN
Berterimakasihlah pada orang-orang kecil yang memberikan teladan dan menebarkan harapan perbaikan hidup pada kita. mereka tiang penyangga yang menahan langit dari keruntuhan.mereka peredup terik mentaro kehidupan yang ada kalanya terasa panas membakar.
MENYELESAIKAN MASALAH
Ketika kita ditimpa musibah, bencana, atau keadaan yang sulit, banyak dari kita yang meratapi nasib dan menyalahkan Tuhan.
Kenapa harus saya yang mengalami ini? Kenapa bukan orang lain saja? Apa salah saya hingga Tuhan membiarkan saya mengalami musibah ini? Bagaimana bisa melanjutkan hidup dalam keadaan seperti ini? Mengapa hidup orang lain tampak begitu mulus dan mudah? Ah, Tuhan tidak adil!
Depresi, kecewa, dan putus asa menghantui diri kita. namun, jika mau berpikir kembali, bijaksanakah kita kalau selalu menyalahkan keadaan? Apakah masalah akan selesai jika hanya menyalahkan keadaan?
Tidal ada suatu apapun yang kebetulan di dunia ini. Segalanya telah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Sekecil apapun kejadian itu, tentu merupakan kehendak-Nya. Tuhan selalu punya alas an mengapa Dia memberikan keadaan demikian kepada kira. Cermati, sesungguhnya Tuhan ingin anda mempelajari hikmah dari kejadian tersebut.
Tuhan tidak akan memberi cobaan yang tidak bisa dilewati oleh hamba-Nya. Karena itu, percayalah. Mengapa Tuhan memilih anda untuk menjalani keadaan sulit yang anda rasakan, adalah karena Tuhan tahu bahwa anda mampu melewatinya. Jika orang lain yang mengalami apa yang anda alami, belum tentu mereka bisa sekuat anda saat ini.
Setiap kesukaran yang kita alami adalah semata-mata kesempatan untuk mengasah kita menjadi pribadi yang lebih kuat. Seorang sarjana bekerja sebagai pegawai kantoran dengan gaji tiga juta per bulan. Di lain pihak, seorang berijazah SMP mampu menghidupi keluarga lewat usaha tambak ikan dengan penghasilan berkali lipat. Ya, kesulitan memperoleh pekerjaan sering kali membuat kita berpikir keras, bagaimana cara memperoleh uang. Jika setiap masalah kita hadapi dengan pikiran postif, tentu hasil yang positif juga akan kita dapatkan.
Hidup adalah untuk menyelesaikan masalah. Meski tampak bahagia diluar, setiap orang pasti memiliki masalah sendiri. Ada seorang gadis berparas cantik dari keluarga berkecukupan.
Apapun yang ia inginkan hamper selalu didapatkannya. Ia memiliki kekasih yang tampan dan perhatian, di samping masih banyak pria lain yang juga memujanya. Bahagiakah hidupnya? Tidak! Kedua orang tuanya telah lama bercerai, jika bertemu pun sikapnya seperti kucing dan anjing. Masing-masing telah menikah lagi. Tak ingin memilih salah satu pihak, akhirnya si gadis dan adiknya yang masih SMA, memilih untuk tinggal berdua saja.
Coba anda tengok orang-orang yang tampak bahagia. Pasti akan anda temukan satu sisi yang membuat orang itu merasa hidupnya tidak sempurna. Begitu pun dengan diri anda sendiri. Jika saat ini anda merasa punya masalah, selesaikanlah dengan tawakal tanpa pernah mengeluh. Itulah ujian yang Tuhan berikan sesuai dengan porsi kemampuan anda.
MENYINGKIRKAN DURI
Kita berbuat baik, tentunya bukan untuk mengharapkan sesuatu, karena kita sadar bahwa itulah peran harus dimainkan.
Adalah kewajiban kita menyingkirkan duri di jalan yang dilalui, bukan saja karena takut melukai kita, namun juga untuk menjaga pejalan kakinya.
Jadi, meski tak seorangpun mengucapkan terima kasih atas perbuatan kita, itu tidaklah mengecilkan arti kebaikan itu sendiri.
Maka apalah arti sebuah ucapan terima kasih, biarkanlah kebaikan mengalir dari tangan kita, dan biarkan benak kita terbebas dari perasaan berjasa.
Berikan kebaikan dari tangan kanan anda seakan akan tangan kirimu tidak mengetahui.
Lebih bijaksana menjaga kemampuan untuk menikmati hidup seutuhnya daripada memupuk uang.
NILAI KEHIDUPAN
Kalau kita mengisi kehidupan ini dengan menggerutu, mengeluh, dan pesimis, tentu kita menjalani hidup ini (dengan) terasa terbeban dan saat tidak mampu lagi menahan akan memungkinkan kita mengambil jalan pintas yaitu bunuh diri.
Sebaliknya, kalau kita mampu menyadari sebenarnya kehidupan ini begitu indah dan menggairahkan, tentu kita kan menghargai kehidupan ini. Kita akan mengisi kehidupan kita, setiap hari penuh optimism, penuh harapan dan cita0cita yang diperjuangkan, serta mampu bergaul dengan manusia-manusia lainnya.
Serimg kali beban penderitaan yang begitu berat kita rasakan, lebih dikarenakan diri kita sendiri yang terlalu terpaku pada masalah-masalah yang ada dan melupakan sukacita yang ada di sekitar kita. cobalah belajar untuk mencampurkan sedikit demi sedikit penderitaan air kehidupan yang jernih, luas dan berisi sukacita kita. dengan begitu, beban hidup kita akan terasa lebih ringan.
ORANG PALING BIJAK BAIK BERANI DAN KUAT
Orang paling bijak itu, boleh jadi paling banyak menelan kehidupan yang menyakitkan, tersakiti oleh sekitarnya. Tapi dia memilih menjadikannya pelajaran berharga.
Orang paling baik itu, boleh jadi paling kesepian, ditinggalkan oleh sekitarnya. Tapi dia memilih menjadikannya alas an untuk terus berbuat baik, karena dia tahu tidak enaknya sendiri.
Orang paling berani itu, boleh jadi paling penakut, tersudutkan. Tapi dia tidak punya pilihan lagi, memutuskan mulai berani.
Orang paling kuat itu, boleh jadi paling sering menangis, tergugu, terisak. Tapi dia memilih melakukannya diam-diam, untuk kemudian menyeka wajah, tersenyum di luar, menjadi lebih kuat setiap hari.
PALU MENGHANCURKAN KACA
Palu menghancurkan kaca, tetapi Palu membentuk Baja.
Jika jiwa kita rapuh seperti kaca, maka ketika palu/masalah menghantam, kita akan mudah putus asa, frustasi, kecewa, marah, dan jadi remu redam.
Jika kita adalah kaca, maka kita juga rentan terhadap bentura. Kita mudah tersinggung, kecewa, marah, atau sakit hati saat kita berhubungan dengan orang lain. Sedikit benturan sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan hubungan kita.
Jangan pernah jadi kaca, tapi jadilah baja”mental baja’ adalah mental yang selalu positif, bahkan tetap bersyukur di saat masalah dan keadaan yang benar-benar sulit tengah menghimpitnya.
Mengapa demikian? Orang yang seperti ini selalu menganggap bahwa “masalah adalah proses kehidupan untuk membentuknya menjadi lebih baik”. Sepotong besi baja akan menjadi sebuah alat yang lebih berguna setelah lebih dulu diproses dan dibentuk dengan palu. Setiap pukulan memang menyakitkan, namun mereka yang bermental baja selalu menyadari bahwa itu baik untuk dirinya.
Jika hari ini kita sedang ditindas oleh masalah hidup, jangan pernah merespons dengan sikap yang keliru!
Jika kita adalah ‘baja”, kita akan selalu melihat palu yang menghantam kita sebagai sahabat yang akan membentuk kita. sebaliknya jika kita ‘kaca” maka kita akan selalu melihat palu sebagai musuh yang akan menghancurkan kita.
PASANGAN TERBAIK ITU SEPERTI SEPATU.
Pasangan terbaik itu seperti sepatu
Bentuknya tak persis sama namun serasi
Saat berjalan terlihat tak kompak tapi tujuannya sama
Tak pernah ganti posisi, namun saling melengkapi.
Selalu sederajat taka da yang lebih rendah atau tinggi
Bila yang satu hilang yang lain tak memiliki arti
SEPATU; sejalan sampai tua, hingga maut yang memisahkan.
Hal terpenting untuk diketahui dalam hidup:
Mengetahui cara untuk peduli, berwelas asih, mengetahui apa yang benar-benar penting dalam hidup.
Memang masih akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Masih aka nada orang yang anda sayangi meninggal, perpisahan, kehilangan, namun anda memiliki welas asih luar biasa untuk melepas, kepedulian luar biasa terhadap lingkungan, tidak marah namun memiliki kasih sayang hebat terhadap masa lalu, terhadap masa-masa indah yang dijalani bersama, untuk bisa mengucapkan terima kasih banyak.
Cinta kasih dan wlas asih ini adalah apa yang membuka pintu hati menuju kenyataan-kenyataan dan kematian.
PEMENANG KEHIDUPAN
Jaga suasana hati, jangan biarkan sikap buruk orang lain kepada kita menentukan cara kita bertindak! Pilih untuk tetap berbuat baik, sekalipun menerima hal yang tidak baik.
Pemenang kehidupan adalah orang yang tetap sejuk di tempat yang panas, yang tetap manis di tempat yang sangat pahit, yang tetap merasa kecil meskipun telah menjadi besar, serta tetap tenang di tengah badai yang paling hebat.
Komentar
Posting Komentar