PENERAPAN BUDAYA POSITI SEGITIGA RESTITUSI

 

Topik

COACHING

Judul

Penerapan Segitiga Restitusi

Penulis 

Ni Komang Purnawati

Situasi: 

Permasalahan ini terjadi di SMAN 4 Mataram pada anak Kelas X atau Fase E pada tahun pelajaran 2022-2023 yang merupakan salah satu Sekolah Penggerak dan merupakan tahun pertama dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Situasi yang terjadi dilapangan adalah sebagai berikut : Sebut saja siswa X, merupakan salah satu siswa yang ada di kelas X8 pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu . Adapun masalah yang dihadapi adalah siswa ini hanya hadir didalam kelas namun tidak ada satupun tugas yang dikumpulkan dari 3 tugas yang ada. Selain itu siswa X juga kurang aktif dalam pembelajaran dikelas dan tingkah laku juga kurang baik.

Praktik ini menurut saya penting untuk dibagikan karena saya kira banyak rekan guru yang mengalami permasalahan yang sama dengan yang saya alami, sehingga praktik ini diharapkan selain bisa memotivasi diri saya sendiri juga diharapkan bisa menjadi referensi atau inspirasi bagi rekan guru yang lain.
Saya yang berperan sebagai guru mempunyai tanggung jawab membimbing dan mendidik tidak saja secara kognitif tapi afektif dan psikomotorik.

Tantangan : 

Adapun masalah-masalah yang saya hadapi  yaitu : siswa X kurang aktif dalam mengikuti proses pembelajaran dikelas terlihat dari tidak satupun tugas yang diselesaikan dari awal semester Ganjil sampai memasuki semester genap. Namun saya memiliki keyakinan siswa X ini pasti bisa berubah yang terpenting sekarang saya bertekad kuat ingin membentuk pribadi siswa X ini menjadi lebih baik sehingga ke depan semua tugas-tugasnya bisa terselesaikan walaupun harus menyusul karena tidak ada kata terlambat untuk memulai menjadi lebih baik.

 

Aksi : 

Langkah-langkah yang saya lakukan yaitu :

1.      Merancang percakapan dengan teknik coaching dan penyelesaian masalah dengan penerapan segitiga restitusi

2.      Menetapkan waktu untuk memanggil siswa X

3.      Memanggil beberapa teman siswa X untuk dimintai keterangan terkait permasalahan dari siswa X

4.      Memangil siswa X

5.      Melakukan percakapan dengan siswa X dengan teknik Coaching yang berten

6.      Penyelesaian masalah dengan penerapan segitiga restitusi

7.      Melakukan refleksi dan umpan balik serta simpulan dari pertemuan yang dilakukan

 

Hasil:

 Dari hasil percakapan dan penyelesaian masalah yang dilakukan akhirnya dalam waktu 2- 3 minggu siswa X mengalami perubahan walaupun tidak bisa langsung 100% , ini terlihat dari keaktifkan siswa X dalam mengikuti proses pembelajaran dikelas  dan terbukti mampu menyelesaikan beberapa tugas yang tertunda  sesuai dengan tenggang waktu yang dikesepakatan, walaupun ada beberapa tugas yang masih tertunda dan siap untuk di kerjakan dalam jangka waktu secepatnya.

maksimal 200 kata

 

Refleksi/Dampak Diri: 

Setiap siswa adalah unik dan memiliki keberagaman karakteristik. Kita sebagai pendidik harus memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk memperbaiki kesalahan yang pernah diperbuat, berikan mereka ruang untuk menemukan jati diri mereka yang sebenarnya sehingga mampu memunculkan motivasi intrinsic dalam dirinya sehingga beberapa tahun ke depan mereka mampu mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Kita sebagai guru dan pendidik generasi penerus bangsa harus percaya dan yakin bahwa disetiap sisi murid kita pasti terselip sisi positif yang harus terus kita bangun dan munculkan dari kebiasaan-kebiasaan positif sehingga akan menjadi sebuah karakter yang kuat dan kokoh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SMAN 4 MATARAM SUKSES GELAR P5 UNTUK TAHUN KE-3

Dari Sabang sampai Merauke, Guru Bersatu Hadirkan Pembelajaran Seru dengan Wayground

Fasilitator Pembelajaran: Menjadi Teman Perjalanan Guru SMP/SMA dalam Menggali Pembelajaran Mendalam Batch 1 di Mataram